SERANG, KOMPAS.com–Ratusan ibu di Serang mengikuti seminar dan workshop kiat mendongeng untuk mengembangkan kreativitas anak di kampus Institut Agama Islam Banten (IAIB) Serang, Sabtu.
Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Himpaudi) Provinsi Banten tersebut diisi oleh pendongeng terkenal Dr Kresno Mulyadi serta Sarah Zulvi dan Nurlita.
Salah satu panitia penyelenggara Yayah Rukhiyah mengatakan, acara tersebut ditujukan untuk para ibu dan tenaga pendidik di Banten supaya bisa mengerti dan memahami bagaimana cara mendongeng yang baik dan mendidik.
“Karena mendongeng itu sangat penting dilakukan oleh pendidik, tenaga pendidik dan juga untuk para ibu rumah tangga,” kata Yayah, di sela acara seminar, Sabtu.
Ia juga mengatakan, dengan mendongeng bisa meningkatkan kreativitas anak sejak dini dan juga bisa mengoptimalkan daya tubuh anak didik.
Pesertanya sendiri menurut Yayah, berasal dari kaum ibu, pendidik dan tenaga pendidik di dari Seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Wilayah Banten.
Yayah berharap dari acara tersebut,para tenaga pendidik di wilayah Banten dapat memanfaatkan sarana mendongeng sebagai salah satu cara memasukkan ilmu kepada anak didiknya.
Selain diikuti kaum ibu, nampak anak-anak usia dini juga turut dilibatkan, bahkan anak-anak tersebut menikmati pemaparan yang disampaikan oleh pemateri. Karena dalam acara tersebut, pemateri juga menampilkan sulap dan dongeng untuk anak-anak.
Yanti (34) tenaga pendidik yang memilik sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Cikande Kabupaten Serang menyatakan,dirinya merasa perlu mengikuti seminar dan workshop tersebut.
Karena menurutnya mendongeng adalah salah satu cara memberikan ilmu pengetahuan kepada anak serta bisa mengoptimalkan daya tubuh anak didik.
“Makanya mas,saya ingin tahu bagaimana cara atau kiat mendongeng yang baik,supaya saya bisa memberikan dongeng ke anak didik saya,” katanya.
Para peserta juga nampak antusias memberikan pertanyaan kepada pemateri mengenai kiat mendongeng yang baik dan mendidik serta dapat diterima anak didik.
Sementara itu, Kresno Mulyadi dalam seminar tersebut mengajak kepada para peserta agar semaksimal mungkin memanfaatkan waktunya untuk memberikan dongeng kepada anak didiknya.
“Mau bercerita tentang Nabi, sejarah, binatang atau lainnya, yang penting bisa memberikan dongeng kepada anak didik yang baik dan mendidik,” katanya.
Dan jangan lupa, lanjut Kresno, dalam mendongeng juga harus menggunakan alat peraga, supaya anak bisa terpancing atau tertarik untuk mendengar dongeng yang disampaikan.
Sumber : Ant
http://oase.kompas.com/read/xml/2009/07/26/02230199/Ratusan.Ibu.di.Serang.Ikuti.Seminar.Mendongeng. Diakses 26 Juli 2009.


