2010-08-03Beasiswa Terbanyak dari ETF
SP/Charles Ulag
Wakil Mendiknas Fasli Djalal (kiri) menyaksikan pemberian Rekor Museum Dunia Rekor Indonesia (Muri) oleh Pendiri Muri Jaya Suprana (kedua dari kiri) diterima oleh Anggota Dewan Pembina Eka Tjipta Foundation (ETF) Fuganto Widjaya (kedua dari kanan) dan ketua Umum ETF G Sulistiyanto di Jakarta, Jumat (30/7). ETF menerima Rekor Muri untuk kategori pemberian beasiswa S1 terbanyak.
“Eka Tjipta Foundation meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri)
untuk kategori pemberi beasiswa S1 terbanyak dalam kurun waktu 2 tahun
Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal meminta peran serta dunia usaha untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial, terutama di bidang pendidikan. Anak-anak Indonesia untuk jenjang pendidikan wajib belajar 9 tahun seluruhnya sudah mampu dipenuhi oleh pemerintah.
Namun, untuk jenjang sekolah menengah atas dan perguruan tinggi, akses masyarakat masih sangat minim. Sebanyak 50% siswa usia SMA dan sederajat belum terwadahi kapasitas sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Untuk jenjang perguruan tinggi, dari 4,6 juta usia mahasiswa, hanya sekitar 1,8 juta yang bisa ditampung di perguruan tinggi-perguruan tinggi nasional. “Karena itu, dilaksanakan berbagai program beasiswa bagi masyarakat tidak mampu,” katanya di Jakarta, Jumat (30/7).
Diungkapkannya, saat ini masih belum semua yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK itu yang terwadahi ke dalam kapasitas sekolah-sekolah di dalam negeri. Karena itu, setelah wajib belajar ini selesai bermutu, relevan dan bebas biaya maka tantangan pemerintah adalah menambah akses pendidikan menengah, baik SMA maupun SMK.
Dia meminta peran serta dunia usaha untuk membantu peningkatan pendidikan nasional. Diharapkan, dengan kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha melalui program beasiswa semakin banyak anak Indonesia mengenyam pendidikan tinggi sehingga Indonesia semakin maju.
2018 Beasiswa
Salah satu perusahaan swasta yang sangat peduli dalam pendidikan adalah perusahaan Sinar Mas. Mereka melalui Eka Tjipta Foundation telah memberikan beasiswa S1 kepada 2018 mahasiswa dalam kurun waktu dua tahun. Atas prestasi tersebut, Eka Tjipta Foundation meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) untuk kategori pemberi beasiswa S1 terbanyak dalam kurun waktu 2 tahun. “Beasiswa yang diberikan adalah beasiswa Tjipta Sarjana Bangun Desa, beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa tidak mampu berprestasi dari desa-desa. Penerima beasiswa setelah lulus diwajibkan kembali ke daerah masing-masing untuk membangun desanya,” ujar Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Sulistiyanto.
Selain itu, Eka Tjipta Foundation membuat sekolah SMART, sebuah program yang ditujukan untuk meningkatkan mutu sekolah-sekolah yang berada di perkebunan sawit milik Sinar Mas. [D-11].
Sumber: http://www.suarapembaruan.com/index.php?modul=news&detail=true&id=22266

